Hear God's Story Today! It Can Change Your Life!

Date
ONLINE : 1
SIFAT-SIFAT PENGHULU
Karena penghulu di Minangkabau untuk memelihara anak kamanakannya lahir dan bathin, moril dan materil, dunia-akhirat, maka seorang penghulu seharusnya melengkapi diri dengan sifat-sifat seorang pemimpin, yakni baik dan terpuji, karena penghulu adalah panutan, dan setiap pemimpin akan mempertanggung jawabkan kepemimpinannya kdpada Allah, maka sifat penghulu ada 4 macam ;
1. Siddik artinya penghulu itu bersifat benar.
2. Amanah artinya penghulu dipercaya lahir bathin.
3. Fathanah artinya penghulu itu cerdas (cadiak)
4. Tablig artinya penghulu itu penyampai.
PERSYARATAN UNTUK MENJADI PENGHULU
1. Balig berakal, 2. Burbudi baik, 3. Beragama Islam, 4. Dipilih oleh ahli waris menurut tali ibu (tali darah menurut adat sepakat ahli waris), nan salingkuang cupak, nan sapayuang sapatagak, 5. Mewarisi gelar soko, dan mempunyai harta pusaka, 6. Sanggup mengisi adat menuang limbago menurut adat nagari setempat. Badiri panghulu sepakat waris, badiri adat sepakat nagari. 7. Tidak terlibat partai, golongan terlarang di wilayah hukum Republik Indonesia. Dan ada juga syarat tambahan yg dibuat dengan kata mufakat, menurut adat nan taradat di nagari setempat.
HUTANG dan KEWAJIBAN PENGHULU
Dalam ajaran adat Minangkabau Hutang atau Kewajiban Penghulu ada 4 macam, 1. Manuruik alua nan luruih. 2. Manampuah jalan nan pasa. 3. Mamaliharo anak kamanakan. 4. Mamaliharo harato pusako.
Larangan dan pantangan Penghulu
Adapun larangan dan pantangan penghulu ialah: menjatuhkan kebiasaan kepada barang nan santoso, hilia malonjak, mudiak mangacau, mangusuik alam nan salasai, mangaruah aia nan janiah, mangubah lahia jo bathin, maninggakan siddiq jo amanah, bapaham bak kambianh dek ulek, kiri kanan mamacah parang. Barundiang bak sarasah tajun, mampunyoi sifat takabua, lobo jo tamak, dengki jo khianat. Sarato hambatan paham suatu nan dicinto nan di kahandaki dek urang banyak. Mamakai cobuah sio-sio. Dan mangarajakan doso gadang.
KESALAHAN BESAR PENGHULU
Kesalahan besar di dalam adat bagi seorang penghulu, ada 4 ialah :
1. Tapasuntiang di bungo kambang
Artinya menikahi wanita bersuami, dan atau wanita dalam masa iddah.
2. Tamandi di pincuran gadiang
Melakan perkawinan dalam korong kampung yg dipandang menurut adat, adalah kamanakannya, atau melakukan perbuatan jahat dengan anak kemanakan (muhrim) menurut Islam.
3. Takuruang di biliak dalam
Melakukan perbuatan zina (ajnabiah) dan diketahui oleh orang lain atau tertangkap basah.
4. Tapanjek dilansek masak
Melakukan pencurian, perampokan, pembunuhan, atau dosa besar lainnya.
Maka hukumnya bersifat ; Puntuang baambuih :
Diturunkan dari pangkeknyo,
Dijatuahkan dari kamuliaannyo,
Kok gadiang dipiyuah, Balangnyo dikikih.
Gadiang dipiyuah, balang dikikih, artinya ; diperhentikan secara tidak hormat dari jabatannya sebagai penghulu, dengan kata lain diluncuakan.
[ RAJA MINANG ]
Count


Top

Hits

4432
Show news!